Pengalaman Menginap di Core Hotel Jogja

Sunday, November 05, 2017

Berawal dari adanya kegiatan yang berhubungan dengan kerjaan kantor di Jogja Expo Center, aku coba browsing dan cari hotel yang gak terlalu jauh dari JEC namun tetap nyaman dan masih relative dengan harga terjangkau untuk beberapa hari. Awalnya coba cari yang di depan JEC maupun yang dekat gembira loka, ternyata juga pada penuh untuk beberapa hari itu. Akhirnya aku coba cari yang dekat fly over Janti, dan akhirnya nemu hotel yang terdengar agak asing, yaitu Core Hotel Jogja. Aku baru tau kalo ada hotel dengan nama itu di Jogja. Tapi wajar si aku gak update, karena beberapa tahun terakhir jogja memang banyak berdiri hotel baru dan apartemen. Dan salah satunya Core Hotel Jogja ini. 


Kemudian aku cek tarif ini di beberapa aplikasi  booking hotel, ternyata budgetnya masuk, waktu itu cuma dua ratus ribuan permalamnya untuk kamar standarnya, jadi aku booking. Tadinya mau dua malam disana, tapi ternyata harga untuk malam selanjutnya naik hampir dua kali lipat, dan malam ketiganya udah full, tinggal suite. Akhirnya aku tetap pesan untuk satu malam, malam selanjutnya cari hotel lain lagi. Mungkin karena long weekend jadi tarifnya naik dan banyak kamar hotel pada hari-hari tersebut penuh maupun harganya dah gak masuk akal. Jadi selama lima hari empat malam di Jogja, aku menginap di 3 hotel yang berbeda.    


Beberapa hari kemudian, aku menuju Jogja pada pagi hari dan langsung ke JEC untuk acara disana. Selesai acara, sekitar jam 5 sore, kemudian aku menuju Core Hotel yang ternyata letaknya sebelum Transmart Jogja. Ada tulisan Core Hotel di gerbang masuknya, yang ternyata satu komplek dalam sebuah proyek property Malioboro City Superblock. Jadi ada apartemen, hotel, kantor, ruko, mall dan perumahan kayaknya. Nah, Core Hotel ini salah satu bangunan disitu, namun kompleks property ini belum jadi sepenuhnya, termasuk Core Hotel ini. Setelah lewat portal masuk yang dijaga di depannya dan ambil karcis parkir, kemudian aku berkendara lurus masuk, dan melihat beberapa bangunan yang sudah jadi, proyek pembangunan yang masih berjalan. Sampai depan hotel, ternyata parkirnya berada di depan hotel baik untuk mobil maupun motor di halaman terbuka tanpa penjaga, tanpa atap, tanpa cctv. Bikin agak was-was sebenernya, meskipun sistem keluar masuk kendaraan ke kompleks ini hanya lewat satu pintu di depan. 


Kemudian aku berjalan dan masuk ke hotel yang terlihat cukup tinggi ini. Sampai di dalam ada beberapa orang yang lagi nongkrong di café nya dan juga petugas jaga dan cleaning service. Lalu ke lobby check in, dan ternyata sangat hening disana, resepsionisnya pun cowok dan keliatan masih kayak anak baru lulus sekolah perhotelan, masih kaku dan grogi ngomongnya. Maklum si, karena hotel ini dibuka belum lama. Tapi lobi hotel ini terasa sangat hening dan cukup mewah. Sebelah lobby ini ada kolam renang yang sayangnya gak bersih karena terkena debu dari pembangunan yang masih dilakukan di bagian atas bangunan. Jadi hotel ini belum 100% jadi. Aku pesan kamar standar disini untuk satu malam, dengan double bed dan tanpa sarapan, karena kalo di Jogja menurutku lebih enak cari sarapan di luar.


Aku dapat kamar di lantai 6, kemudian naik lift yang masih enak, karena masih terasa baru. Lalu masuk kamar, dan kamarnya juga cukup nyaman dan interiornya masih bagus. Kamarnya tidak terlalu luas, namun karena kamarnya menghadap ke barat jadi bisa liat matahari terbenam, meskipun gak full, mungkin kamar yang di atasnya lagi, pemandangan sunsetnya lebih bagus lagi. Lalu aku mandi, solat, tiduran bentar, kemudian abis isya keluar lagi karena aku ada meeting di salah satu café di daerah kaliurang. Jangan lupa untuk mendaftarkan kendaraan di resepsionis hotel untuk sistem parkirnya, karena parkir di kompleks ini bayarnya perjam, jadi kalo nginep atau mau keluar masuk bisa lebih mudah dan gratis untuk tamu hotel.  


Pulang dari meeting sekitar jam 10 malam, ternyata yang menginap di hotel ini cukup banyak malam itu. Terlihat dari kendaraan yang parkir di luar cukup banyak. Dan malam hari juga ternyata proyek pembangunan gedung tinggi di sebelah hotel ini masih dilakukan. Agak berisik sebenarnya, tetapi begitu masuk kamar gak terlalu terdengar dan tengah malam kayaknya mereka berhenti. Masuk kamar kemudian bersiap tidur dan nonton tv, yang ternyata channel tv kabelnya cuma ada sekitar 25 atau 30 channel, dan yang ada film-film bagusnya gak banyak. Hahaha. Ya dah malah akhirnya liat channel tv local. Jam 12 malam baru tidur. Pagi harinya badan terasa segar, karena tidur cukup nyenyak. Kemudian pada jam 8.30 pagi aku check out dan cari sarapan soto mbok giyem dekat hotel ini. Jam 9 nya kemudian aku menuju ke JEC untuk mengikuti acara di hari kedua. Itu aja si, pengalamanku menginap di hotel baru di Jogja ini. Semoga bermanfaat.   

You Might Also Like

2 comments

  1. Mas dani aku kan desember ini liburan kejogya sdh booking hotel yaa dihotel mas dani nginep,aku mo nanya letak hotel ny jauh gak dari jalan utama...

    ReplyDelete
    Replies
    1. alo dari jalan utama atau dari portal masuknya sekitar 100-200 meter...

      Delete