Path Social Network

Thursday, April 03, 2014


Path, social media yang sedang populer di Indonesia ini, sepertinya memiliki user yang terus bertambah setiap harinya. Aku sendiri sudah membuat akun di Path sejak setahun yang lalu dan cukup aktif ku gunakan dibanding social media yang lain. Situs jejaring sosial ini hanya memperbolehkan penggunanya memiliki teman atau kerabat sebanyak 150 orang saja. Hal ini menjadikan akun dari Path terkesan lebih eksklusif dan menjaga privasi para penggunanya. Selain itu, kelebihan path dalam hal privasi pengguna tidak memungkinkan pengguna yang tidak disetujui untuk mengakses akun yang ada. Tidak adanya kolom iklan dan promosi lainnya menjadikan Path lebih terfokus kepada pengguna sendiri. Path sendiri masih difokuskan untuk penggunaan perangkat mobile seperti smartphone dan tablet, belum untuk pengguna PC desktop. Sehingga tampilannya cukup simple dan sederhana. 


Path pada awalnya adalah aplikasi yang khusus untuk pengguna iPhone, namun telah dikembangkan untuk dapat dipakai oleh pengguna Android. Bahkan kini pengguna Windows Phone bisa menikmatinya dengan hadirnya Path untuk Windows Phone. Cara kerjanya mirip dengan cara kerja Twitter dan Instagram. Penggunanya dapat secara cepat dan aman mengirimkan foto yang diambil dengan menggunakan kamera smartphonenya, serta tidak terganggu dengan tag dari pihak lain seperti yang sering dialami pengguna faceook. Path memang terasa cukup berat ketika koneksi internet Anda tidak lancar. Jadi pastikan memilih koneksi Wi Fi atau memilih operator seluler di wilayah Anda yang memiliki koneksi internet yang cukup baik, sehingga ketika mengunggah sesuatu ke Path dan melihat timeline akun Path Anda akan terasa lebih mudah dan lancar.

Jika kebanyakan orang yang memiliki akun Path hanya memperbolehkan temen atau keluarga yang akrab dan dekat kesehariannya dalam jaringan pertemanan di Path, aku menggunakan Path sedikit berbeda. Yaitu hanya untuk keluarga atau teman-teman memang ku kenal cukup baik atau malah baru kenal yang memiliki akun Path namun jarang ku temui atau jarang bertemu karena kesibukan maupun perbedaan wilayah yang cukup jauh. Sedangkan untuk kelurga atau teman-teman ku yang sering bertemu kesehariaannya, malah tak ada dalam jaringan pertemanan di akun Path ku. Untuk yang sering ketemui dalam kesehariannya aku lebih suka interaksi dan komunikasi langsung atau menggunakan social media yang lain seperti twitter, facebook, dan aplikasi messenger seperti Whats Up, BBM ,Line, dan semacamnya.

Fitur yang paling aku suka adalah bisa langsung share ke twitter, facebook, dan foursquare dan bisa disetting dengan mudah sehingga memudahkan untuk share informasi atau untuk eksis di beberapa social media sekaligus. Sayangnya belum bisa langsung ke Gplus. Aku juga menyukai fitur terlihat (the viewer of your post). Fitur ini memberikan pengguna informasi atas berapa banyak dari pengguna lain yang telah melihat momen yang diunggah pengguna. Setiap pengguna yang telah melihat momen yang diunggah akan terlihat di bagian khusus dan dapat diakses oleh setiap pengguna.

Selain itu, jika salah satu teman di akun Path kita mengunjungi profil kita secara lengkap, akan ada notifikasi langsung ke perangkat ponsel kita. Fitur ini mengingatkan pada fitur di friendster. Apalagi konsep awal ku bersosial media adalah soal silaturahmi, menunjukkan kalau aku masih ada di dunia ini, kita memperhatikan dan diperhatikan, dan bagaimana kondisi teman kita di luar sana yang jarang bertemu atau bagaimana kesehariannya. Sehingga aku banyak referensi informasi berbagai hal dan juga kondisi pribadi mereka. Selain itu ada juga fitur-fitur lain di Path yang bisa kita manfaatkan seperti :

Profil
Fitur Profil memungkinkan pengguna Path untuk mengatur tampilan dari halaman Path. Selain dapat mengubah gambar yang menjadi gambar profil, pengguna juga dapat mengubah gambar dari latar belakang halaman Path pengguna. Selain mengubah gambar, pengguna juga dapat menyambungkan setiap momen yang diunggah. Path dapat mengunggah momen dari pengguna ke dalam beberapa jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Foursquare, Tumblr dan Twitter dan kini bahkan wordpress.

Mengunggah Foto dan Video
Fitur lain dari Path adalah foto dan video di mana pengguna dapat mengunggah foto dan juga video untuk berbagi dengan pengguna lain. Proses pengunggahan foto dapat melalui proses edit terlebih dahulu dengan filter foto yang tersedia. Filter fotonya tidak terlalu buruk dan terbilang lumayan. Untuk unggahan video, pengguna dapat mengunggah video yang ada dengan batas waktu tertentu. Mengunggah foto dan video dapat dilakukan dengan mengambil data yang tersedia di dalam telepon seluler ataupun mengambil foto dan video baru.

Mengunggah Lokasi
Path memungkinkan pengguna untuk membagikan lokasi berada dengan pengguna lain. Fitur ini dapat tersambung dengan jejaring sosial Foursquare apabila pengguna memiliki akun di jejaring sosial tersebut. Penandaan lokasi dilakukan dengan GPS yang terdapat di dalam perangkat seluler pengguna dan mengakses data dari lokasi yang tersedia melalui Foursquare.

Musik, Film, Buku
Pengguna Path dapat membagikan musik yang sedang mereka dengar, film yang sedang ditonton, atau buku yang sedang dibaca oleh pengguna sendiri kepada pengguna lainnya. Data dari musik, film, dan buku dapat diambil dari arsip Path sendiri. Pengguna terlebih dahulu mencari judul dari lagu, film, dan buku yang diinginkan dan kemudian dipilih untuk dibagikan dengan pengguna lain.

Mengunggah Status
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah status yang diinginkan dengan menggunakan huruf serta emoticon yang ada. Fitur-fitur Path ini dapat dilakukan secara bersamaan dalam satu post.

Tidur
Fitur ini menandakan bahwa si pengguna sedang tidur dan dapat menghitung jangka waktu dari saat tombol tidur ditekan sampai tombol bangun ditekan kemudian. Pada saat mode tidur sedang aktif, pengguna tidak dapat mengakses halaman Path sebelum tombol bangun ditekan. Apabila pengguna mengaktifkan fitur ini maka akan muncul status tidur di halaman pengguna sendiri dan pengguna lainnya. Demikian pula halnya apabila tombol bangun ditekan kemudian.

Mengirim Pesan Kepada Pengguna Lain
Fitur ini merupakan salah satu fitur terbaru Path di mana pengguna dapat mengirim pesan secara pribadi kepada pengguna lain. Pengguna yang akan menerima pesan haruslah terlebih dahulu menjadi teman dari pengguna. Pesan pribadi ini dapat menggunakan huruf, emoticon maupun stiker yang dapat didapatkan dari fitur belanja.

Komentar
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah komentar untuk setiap momen dari pengguna lain yang telah menjadi teman. Fitur komentar dapat digunakan untuk setiap jenis momen yang ada seperti foto, status, musik, dll.

Emosi/ Emoticon
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyatakan emosi yang merupakan tanggapan dari setiap momen pengguna lain dengan emoticon yang ada. Emosi/Em oticon yang dapat dipilih adalah “senyum”, “berkerut”, “terkejut”, “tertawa”, dan “suka”. Setiap emosi yang dipilih oleh pengguna lain atas momen yang diunggah akan terlihat pada momen tersebut.

Belanja
Fitur belanja merupakan fitur yang diluncurkan oleh Path yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh stiker yang dapat digunakan dalam mengirim pesan. Selain stiker, fitur belanja juga menyediakan beberapa pilihan saringan untuk foto dan video. Hampir setiap stiker dan filter yang tersedia dalam fitur ini merupakan produk berbayar.


Path sempat menjadi kontroversi di Indonesia beberapa waktu yang lalu karena perusahaan Bakrie group memutuskan berinvestasi di Path. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi, terutama akibat image perusahaan Bakrie yang cukup buruk di mata sebagian pihak masyarakat Indonesia akibat kasus lumpur Lapindo yang hingga kini tak kunjung usai dan banyak merugikan banyak pihak. Tidak sedikit pengguna yang kemudian membuang aplikasi ini dari smartphonenya sebagai wujud protesnya karena Path mengijinkan anak perusahaan Bakrie Group berinvestasi di Path. 

Seperti halnya social media lain, beberapa orang mencoba menggunakan Path sebagai tempat untuk jualan barang-barang dagangannya secara exclusive namun apakah efeknya terhadap penjualan cukup baik, aku sendiri belum mencobanya. Namun kemungkinan bisa, jika produk yang dijual memang memiliki target market yang sangat sempit dan fokus dengan maksimal hanya 150 member maka kemungkinan Path bisa digunakan untuk bisnis. Atau menjadi media komunitas tertentu yang terbatas dengan member yang maksimal hanya 150 orang, maka Path kemungkinan besar masih bisa digunakan menjadi media penghubungnya. Namun, dalam waktu dekat, Path merencanakan untuk menambah maksimal jaringan pertemanan setiap akunnya menjadi 500 orang. Kita tunggu saja. Aku pikir yang penting adalah digunakan untuk sesuatu hal yang positif dan bermanfaar positif bagi bagi penggunanya akan lebih baik.

Referensi : wikipedia.org 

You Might Also Like

0 comments